Hubungan

Bahasa cinta: arti sebenarnya bagi hubunganmu

Bahasa cinta bukan sekadar hasil kuis yang seru. Konsep ini menjelaskan mengapa satu tindakan yang sama bisa terasa seperti cinta bagi seseorang, tetapi nyaris tak terasa bagi orang lain. Inilah yang bisa kamu lakukan dengan pemahaman itu.

Bahasa cinta menggambarkan cara-cara tertentu yang paling membuat seseorang merasa dicintai: kata-kata penegasan, waktu berkualitas, tindakan melayani, hadiah, atau sentuhan fisik. Perbedaan bahasa cinta di antara pasangan, bukan kurangnya cinta itu sendiri, sering menjadi penyebab perasaan kurang dihargai dalam hubungan yang sebenarnya sehat.

Mengapa tindakan yang sama bisa terasa sangat berbeda bagi dua orang

Orang yang bahasa cinta utamanya waktu berkualitas mungkin tidak merasakan hadiah yang penuh perhatian sedalam orang yang bahasa cintanya hadiah. Sementara orang yang bahasa cintanya tindakan melayani bisa saja merasa kurang dicintai hanya dengan kata-kata, setulus apa pun kata itu. Masalahnya bukan pada tindakannya, melainkan pada ketidakcocokannya.

Mengapa kita cenderung memberi dengan bahasa yang ingin kita terima

Wajar kalau kita secara otomatis mengungkapkan cinta dengan bahasa favorit kita sendiri, dengan anggapan pasangan akan merasakannya sama. Akibatnya, dua orang bisa sama-sama sudah berusaha, tetapi tetap membuat satu sama lain merasa tidak terlihat.

Mengapa "dia seharusnya sudah tahu" tidak menjelaskan cara kerja ketidakcocokan ini

Berharap pasangan secara naluriah mengungkapkan cinta dengan cara yang paling kamu rasakan mengabaikan satu hal: mereka kemungkinan besar sedang mengungkapkannya dengan cara yang paling mereka rasakan. Menjembatani jarak itu biasanya butuh kejelasan, yaitu menyebutkan apa yang kamu butuhkan secara langsung, bukan menunggu untuk dimengerti begitu saja.

Apa yang perlu dilakukan setelah kamu tahu kedua bahasa cinta

Mengetahui bahasa cintamu dan bahasa cinta pasanganmu tidak sepenting menjalankannya secara konsisten. Cobalah dengan sengaja mengungkapkan cinta dalam bahasa pasanganmu, bukan hanya bahasamu sendiri, meski di awal terasa belum natural.

Bahasa cinta menggambarkan pola kecenderungan, bukan diagnosis atau kerangka lengkap untuk sebuah hubungan. Jika kamu terus merasa kurang dihargai padahal usaha kalian sudah seimbang, ada baiknya dibicarakan langsung dengan pasangan atau terapis pasangan.

Mengenal lima kategorinya adalah bagian yang mudah. Menemukan di mana ketidakcocokan itu benar-benar terjadi dalam hubunganmu, lalu menyampaikannya tanpa berubah jadi pertengkaran, adalah bagian yang lebih sulit. Percakapan seperti ini biasanya berjalan lebih baik kalau kamu memulainya lewat OLENRI dulu. Lihat cara kerjanya →