Anak Emas & Kambing Hitam

Anak emas vs. kambing hitam: bagaimana satu keluarga terbelah menjadi dua peran yang berlawanan

Di sebagian keluarga, satu anak diidealkan sementara anak lain menanggung semua kesalahan, dan kedua peran itu sama-sama membelokkan cara tiap anak memandang dirinya. Begini cara pembagian itu bekerja.

Dinamika anak emas dan kambing hitam adalah pola keluarga, yang sering berakar pada kebutuhan orang tua yang belum terselesaikan. Satu anak diidealkan, dilindungi, dan dipuji apa pun perilakunya, sementara anak lain terus-menerus disalahkan, dikritik, dan dibebani tanggung jawab atas masalah yang sebenarnya bukan miliknya. Kedua peran itu ada untuk melayani kebutuhan orang tua, bukan kebutuhan salah satu anak.

Mengapa peran anak emas sebenarnya bukan hadiah

Diidealkan juga ada harganya: tekanan untuk selalu sempurna, takut mengecewakan peran itu, dan sering kali rasa diri yang terbentuk dari penampilan, bukan dari dikenal apa adanya. Hal ini biasanya baru terasa ketika peran itu tak lagi bisa dipertahankan.

Mengapa kambing hitam menanggung lebih banyak daripada yang ia perbuat

Kesalahan dalam dinamika ini jarang sebanding dengan perilaku yang sebenarnya. Peran kambing hitam ada untuk memberi keluarga tempat membuang ketegangan, kekesalan, atau disfungsi yang hampir tidak ada hubungannya dengan apa pun yang dilakukan anak itu.

Mengapa peran bisa bertukar, atau berbeda pada tiap orang tua

Ada keluarga yang punya anak yang menjadi anak emas bagi satu orang tua tetapi kambing hitam bagi yang lain, atau perannya bergeser seiring waktu. Siapa anaknya jadi kurang penting dibanding fungsi yang dijalankan peran itu bagi orang tua yang menunjuknya.

Apa yang dibutuhkan untuk keluar dari peran itu saat dewasa

Memisahkan harga dirimu yang sebenarnya dari peran yang dibebankan kepadamu, baik penampilan yang dulu mendatangkan pujian maupun kesalahan yang tak pernah adil, adalah pekerjaan yang sesungguhnya. Biasanya ini menuntut kamu dengan sengaja menguji gambaran diri yang tidak kamu bentuk sendiri, melainkan diberikan oleh sistem keluarga.

Mengenali pola ini bukan untuk menjatuhkan kesalahan baru di dalam keluarga, melainkan untuk menamai dinamika yang membelokkan rasa diri kedua anak ke arah yang berbeda, sering kali tanpa pernah mereka pilih.

Mengenali pola ini secara umum memang membantu. Menyebutkan peran mana yang sebenarnya dibebankan kepadamu, dan apa harganya bagimu, adalah hal yang lebih sulit sekaligus lebih berguna untuk dilihat. Kenali perannya, di OLENRI