Hubungan

Cara mencari teman saat dewasa (ketika rasanya lebih sulit dari dulu)

Mencari teman terasa lebih sulit setelah lulus sekolah, bukan karena kamu berubah, tetapi karena struktur yang dulu otomatis ada kini hilang.

Mencari teman saat dewasa terasa lebih sulit terutama karena struktur yang dulu otomatis membentuk pertemanan, seperti sekolah, asrama, dan kedekatan sehari-hari, sudah tidak ada. Kini kamu harus menciptakan sendiri pertemuan berulang yang dulu terjadi begitu saja.

Mengapa dulu lebih mudah (soal struktur, bukan kepribadian)

Pertemanan di masa kecil dan sekolah mudah terbentuk karena kamu bertemu orang yang sama setiap hari tanpa perlu berusaha. Saat dewasa, pengulangan yang tersedia otomatis itu hilang, sehingga berteman terasa lebih sulit, padahal kamu tetap semenyenangkan dulu.

Menciptakan pertemuan berulang dengan sengaja

Karena kedekatan tidak lagi terjadi dengan sendirinya, kamu perlu merancangnya: kelas rutin, komunitas yang bertemu secara berkala, atau kedai kopi yang sama di jam yang sama. Pengulangan, lebih dari aktivitas tertentu, itulah yang mengubah orang asing menjadi wajah yang akrab.

Mengapa butuh waktu lebih lama dari perkiraanmu (dan itu wajar)

Penelitian tentang terbentuknya pertemanan menunjukkan bahwa dibutuhkan banyak jam kebersamaan sebelum seseorang terasa seperti teman sejati, sering kali lebih banyak dari yang orang kira. Itulah sebabnya usaha di awal bisa terasa lambat dan mengecilkan hati.

Dari kenalan menjadi teman sungguhan

Lompatan dari kenalan yang ramah menjadi teman sejati biasanya butuh satu momen yang sedikit rentan, yaitu berbagi sesuatu yang lebih jujur daripada basa-basi. Harus ada yang memulai lebih dulu, dan itu bisa jadi kamu.

Kalau rasa kesepian atau baru pindah tempat ikut mewarnai keadaanmu, OLENRI bisa membantumu memikirkan harus mulai dari mana. Lihat cara kerjanya →