Kenali dengan spesifik apa yang sebenarnya kurang
Ketidakpastian yang samar ("informasiku belum cukup") sulit diselesaikan karena tidak spesifik. Sebutkan dengan tepat apa yang kurang, entah itu angka, jawaban dari seseorang, atau hasil tes, lalu tanyakan apakah hal itu realistis didapat dalam waktu yang wajar. Jika tidak bisa didapat, itu sebenarnya bukan "informasi yang kurang", melainkan sesuatu yang memang tak bisa diketahui, dan masuk dalam kategori yang berbeda.
Sadari saat riset sudah menjadi cara mengulur waktu
Riset tambahan terasa produktif, dan justru itulah yang membuatnya mudah dipakai untuk menghindari keputusan. Jika beberapa jam atau hari "riset" terakhir tak mengubah pilihan utamamu, kemungkinan besar kamu sudah beralih dari mengumpulkan informasi menjadi mengulur waktu. Itu sinyal yang berguna untuk berhenti dan memutuskan dengan apa yang sudah kamu miliki.
Putuskan berdasarkan bisa-tidaknya dibatalkan, bukan kelengkapan
Saat informasi belum lengkap, tanyakan seberapa mudah keputusan itu diubah, bukan seberapa lengkap gambaranmu. Keputusan yang bisa diubah dapat diambil dengan kepastian yang lebih sedikit, karena kamu bisa menyesuaikannya nanti. Keputusan yang tak bisa ditarik kembali memang butuh kehati-hatian lebih. Namun pada satu titik, kehati-hatian itu tetap harus berubah menjadi pilihan nyata, bukan penundaan tanpa batas.
Ambil keputusan terbaik dengan yang ada, dan sisipkan waktu untuk meninjau ulang
Berkomitmenlah memutuskan dengan informasi yang secara realistis bisa kamu akses sekarang, lalu tetapkan waktu tertentu untuk menilai ulang saat informasi baru datang. Jangan membeku menunggu semuanya terang, dan jangan pula memutuskan sekali lalu menolak meninjaunya kembali. Sebagian besar keputusan baik di tengah ketidakpastian diambil dengan cara ini, bukan dengan kemampuan meramal yang sempurna.
Jika kamu terus menunggu informasi tambahan yang sebenarnya tak kunjung datang, OLENRI membantumu memutuskan dengan apa yang kamu miliki, lewat teks maupun suara. Lihat cara kerjanya →